Kesehatan

Cara Mengobati Keratosis Pilaris di Rumah

Cara Mengobati Keratosis Pilaris di Rumah

Apa itu keratosis pilaris? Penyakit ini juga dikenal dengan penyakit kulit ayam. Menurut alodokter.com ini adalah kondisi di mana permukaan kulit menjadi kasar dan munculnya bentol-bentol kecil mirip jerawat. Penyakit ini tidak memberikan rasa nyeri atau gatal, warnanya dapat berupa putih atau merah. Keratosis pilaris ini biasanya muncul pada kulit lengan, pipi, bokong dan paha. Meski pun tidak menganggu, keratosis pilaris dapat mengganggu penampilan penderitanya. Lalu, adakah cara mengobati keratosis pilaris agar tidak menganggu penampilan? Terdapat beberapa pengobatan, baik oleh dokter maupun di rumah yang dapat kamu lakukan agar penyakit kulit ayam ini dapat sembuh.

Menurut halodoc.com penyakit ini biasanya dapat sembuh dengan sendirinya dan tidak diperlukan penanganan khusus. Namun terdapat beberapa pengobatan yang dapat dilakukan untuk melunakkan tumpukan keratin pada kulit. Berikut adalah beberapa pilihan pengobatan untuk keratosis pilaris.

  1. Terapi laser

Pengobatan ini dilakukan dengan menembakkan sinar laser ke area kulit yang terkena keratosis pilaris. Terapi ini dapat dilakukan beberapa kali agar dapat memberikan efek pada kulit.

  1. Topical retinoid

Retinol merupakan turunan dari Vitamin A yang bermanfaat untuk membantu proses pergantian sel serta mencegah penymbatan yang terjadi pada folikel rambut. Obat ini dapat berupa krim atau oles.

  1. Topical exfoliants

Biasanya obat ini berbentuk krim yang dapat melembabkan kulit kering dan menghilangkan sel kulit mati.

Selain itu, terdapat beberapa perawatan di rumah yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi keratosis, di antaranya adalah menggunakan sabun berbahan ringan dan tidak menggunakan pewangi dan pewarna. Cara mengobati keratosis pilaris di rumah selainjutnya adalah dengan memasang alat pelembap ruangan di rumah agar udara di ruangan tetap lembab hingga kulit tidak cepat kering. Kamu juga sebaiknya jangan mandi terlalu lama agar kulit tidak kering. Batasi durasi mandimu selama lima sampai sepuluh menit. Selain itu kamu juga dapat menggunakan pakaian yang longgar dan berbahan kantun yang dapat menyerap keringat.

Menurut hellosehat.com penyakit ini dapat membuat permukaan kulit penderitanya terasa seperti amplas. Bentol yang disebabkan oleh keratosis pilaris biasanya tidak sakit, namun terkadang terasa gatal. Penyakit ini juga tidak berbahaya atau menular dari satu orang ke orang lain. Namun, kondisi ini tidak dapat dicegah kemunculannya.

Setelah membahas tentang cara mengobati keratosis pilaris, kamu juga harus tahu tentang hal apa saja yang menyebabkan penyakit ini muncul. Apa sih sebenarnya yang menyebabkan penyakit ini terjadi? Penyebab utama dari penyakit kulit ayam ini adalah penumpukan dari keratin. Keratin adalah protein keras yang bertugas untuk melindungi kulit dari zat berbahaya dan infeksi. Penumpukan yang terjadi ini akan membentuk penggumpalan sehingga berdampak pada penghambatan pembukaan folikel rambut. Kondisi ini akan membuat permukaan kulit tidak rata karena adanya benjolan kecil yang kering dan kasar.

Lalu, apa saja faktor-faktor yang meningkatkan risiko keratosis pilaris pada seseorang? Ada beberapa faktor risiko yang dapat membuat seseorang terkena penyakit keratosis pilaris seperti memiliki penderita juga mengidap penyakit asma, memiliki kulit yang kering, mengalami ichthyosis vulgaris atau kondisi yang menyebabkan kulit menjadi sangat kering, obesitas, memiliki keluarga dengan keratosis pilaris,memiliki penyakit dermatitis atopik.

Itulah hal-hal yang dapat kamu ketahui tentang penyakit ini dari definisi, penyebab, faktor risiko dan cara mengobati keratosis pilaris. Kamu dapat berkonsultasi juga pada dokter jika penyakit yang kamu derita cukup menganggu penampilanmu.